Sumber : okezone.com
SUKABUMI ? Pemkot Sukabumi tengah memperketat penggunaan anggaran pendidikan yang telah dialokasikan sebesar Rp200 miliar pada 2008 ini. Upaya itu dilakukan guna memperkuat kebijakan pendidikan gratis yang telah mulai digulirkan di beberapa sekolah tingkat pertama.
Wakil Walikota Sukabumi, Mulyono, mengatakan secara keseluruhan jumlah anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan mencapai Rp200 miliar. Dari jumlah tersebut, setengahnya telah diperuntukan bagi program pendidikan gratis. Pengalokasian ini sebagai pemenuhan kebijakan yang diisyaratkan dalam Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
?Kami telah mempersiapkan setengah dari jumlah dana pendidikan sebesar Rp200 miliar, untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan gratis. Agar ini tidak terganggu, maka kami perlu memperketat penggunaan anggarannya. Pendidikan gratis ini akan diterapkan pada sekolah-sekolah yang banyak memiliki siswa dari keluarga tidak mampu,? jelas Mulyono, Minggu (18/5/2008).
Disebutkan Mulyono, Pemkot Sukabumi sebenarnya telah lebih dahulu menggulirkan program pendidikan gratis. Hanya saja, baru diberlakukan di empat sekolah tingkat pertama. Ke empat sekolah yang telah menerapkan pembebasan pungutan biaya sekolah itu antara lain SMPN 12, SMPN 14, SMPN 15 dan SMP 16.
Sementara itu, program pendidikan gratis juga akan mulai digulirkan oleh Pemprov Jabar. Untuk menyukseskan program tersebut, pada tahun anggaran 2008 ini, Pemprov telah menganggarkan dana sebesar Rp500 miliar. Ditargetkan, pendidikan gratis tersebut sudah bisa dilaksanakan seratus persen pada tahun 2009 di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jabar, Dadang Dali, mengutarakan pelaksanaan program pendidikan gratis ini akan dilakukan secara bertahap. Hingga tahun 2008 ini, pendidikan gratis telah mencapai 90 % untuk tingkat sekolah dasar. Sedangkan tingkat sekolah menengah pertama, pelaksanaannya telah mencapai 59 %.
Diakuinya, pendidikan gratis ini masih dalam tataran penyusunan konsep yang akan segera dikonsultasikan bersama dengan gubernur terpilih. Pendidikan gratis yang dimaksudkan adalah bebas segala bentuk pungutan biaya sekolah. Untuk mensukseskan program ini, kata Dadang, perlu adanya komitmen berasa di tingkat kepala daerah serta kepala sekolah.
?Diharapkan pada tahun 2009 mendatang, pendidikan gratis terlaksana hingga di semua tingkatan hingga 100 % sehingga seluruh sekolah di Jabar tidak lagi memungut biaya pendidikan,? tuturnya.
Berdasarkan hasil capaian di beberapa sekolah dasar yang telah lebih dahulu menerapkan pendidikan gratis, maka Dadang meyakini target wajar dikdas 12 tahun akan segera terpenuhi. Lebih jauh dadang berahap, kebijakan pendidikan gratis ini dapat pula berjalan hingga ke tingkat daerah.
Team Editor Kurikulum Hatoy



0 komentar:
Posting Komentar